Semester Ganjil

BAB 2
Perencanaan Topologi Jaringan

Merancang infrastruktur jaringan yang efisien dan profesional

Teknik Layanan Jaringan (TLJ) · Kelas XII SMK · Guru Pengampu: Khalid Nabawi, S.Kom.

Progres Belajar
0%

Materi 1

Analisis Kebutuhan Pengguna

Analisis kebutuhan jaringan adalah proses menggali informasi tentang siapa pengguna jaringan, apa yang mereka kerjakan, dan sumber daya apa yang mereka butuhkan, sebelum satu kabel pun dipasang. Tanpa analisis ini, jaringan yang dibangun sering kali overbudget (terlalu besar dari kebutuhan) atau justru underspec (lambat dan sering down karena kurang kapasitas).

Analisis yang baik menjawab pertanyaan: siapa penggunanya, apa yang mereka lakukan di jaringan, berapa banyak perangkat dan bandwidth yang dibutuhkan, dan seberapa aman data mereka harus dijaga.

Observasi Pengguna

Amati langsung aktivitas harian: berapa lama akses internet dipakai, aplikasi apa yang paling sering dibuka, jam sibuk (peak hour), dan apakah ada kebiasaan berbagi file besar.

Jumlah & Jenis Perangkat

Hitung PC, laptop, printer, CCTV, HP yang tersambung Wi-Fi. Setiap jenis perangkat punya pola trafik berbeda — CCTV misalnya butuh bandwidth stabil terus-menerus.

Kebutuhan Internet & Server

Tentukan kecepatan (Mbps) berdasarkan jumlah pengguna aktif bersamaan, dan apakah organisasi butuh server lokal (file, absensi, aplikasi akademik).

Keamanan & Anggaran

Tentukan tingkat proteksi (firewall, filtering konten) yang dibutuhkan, lalu selaraskan semua rencana dengan anggaran yang tersedia agar realistis.

Contoh Tabel Kebutuhan Jaringan

RuanganPenggunaPerangkatKebutuhan BandwidthCatatan Keamanan
Lab Komputer40 siswa40 PC + 1 server100–200 MbpsVLAN terpisah dari kantor
Ruang TU5 staf5 PC + 1 printer20 MbpsAkses data siswa dibatasi
Ruang Guru20 guruLaptop + HP (Wi-Fi)50 MbpsPassword Wi-Fi berkala diganti

Studi Kasus

Sekolah memiliki 3 lab komputer, ruang guru, ruang TU, dan perpustakaan. Kebutuhan utama: akses ujian berbasis komputer (CBT) yang stabil, filtering konten agar siswa tidak mengakses situs terlarang, dan jaringan terpisah antara siswa dan administrasi agar data nilai lebih aman.

Kantor kecil dengan 30 karyawan lintas divisi. Kebutuhan utama: koneksi VPN untuk kerja jarak jauh, penyimpanan file bersama di server internal, serta prioritas bandwidth (QoS) untuk aplikasi rapat video.

Laboratorium dengan 40 unit PC yang dipakai bergantian oleh beberapa kelas. Kebutuhan utama: topologi yang mudah ditambah/dikurangi node, switch dengan jumlah port cukup, dan dokumentasi IP Address yang rapi agar mudah troubleshooting saat ada PC bermasalah.

Materi 2

Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah pola hubungan fisik maupun logis antar perangkat dalam sebuah jaringan. Pemilihan topologi memengaruhi biaya pemasangan, kemudahan perawatan, ketahanan terhadap gangguan, dan kemudahan menambah perangkat baru.

Perbandingan Topologi

TopologiBiaya KabelKetahananSkala Umum
StarSedangBaik (1 node putus tak ganggu lain)Kelas, kantor kecil-menengah
BusRendahRendah (kabel utama putus = lumpuh)Jaringan lama/skala sangat kecil
RingSedangRendah–sedangBackbone metro/industri
MeshTinggiSangat baikData center, jaringan kritikal
TreeSedang–tinggiSedangSekolah/kampus multi-gedung
HybridBervariasiBaik (disesuaikan kebutuhan)Organisasi besar/kompleks

Materi 3

Pemilihan Perangkat Jaringan

Klik kartu perangkat untuk melihat fungsi, cara kerja, spesifikasi dasar, dan contoh penggunaannya.

Materi 4

Penempatan Perangkat

Prinsip Utama

  • Access Point: di tengah area cakupan, posisi tinggi, jauh dari dinding beton tebal dan microwave.
  • Switch: sedekat mungkin dengan kelompok perangkat yang dilayani, di dalam rack/lemari panel.
  • Router: dekat titik masuk internet (modem ISP), di ruang server bila ada.
  • Rack: di ruangan berventilasi baik, terkunci, tidak lembap.
  • Jalur kabel: gunakan kabel duct/tray, hindari menyilang jalur listrik tegangan tinggi.

Manajemen & Keamanan

  • Ikat & beri label setiap kabel di kedua ujungnya.
  • Gunakan cable management arm/panel supaya rack rapi.
  • Pastikan ruang server punya pendingin (AC) yang menyala 24 jam.
  • Kunci akses fisik ke rack — hanya teknisi yang boleh masuk.
  • Pasang UPS untuk perangkat aktif utama agar tidak mati mendadak.

Contoh Layout Ruangan Lab Komputer

Rack & Router (dekat pintu masuk kabel ISP)
Baris PC 1
x10
Baris PC 2
x10
Baris PC 3
x10
Access Point (langit-langit tengah)
Meja Guru & Printer Jaringan

Diagram sederhana — posisi rack dekat titik masuk kabel, AP di tengah ruangan agar sinyal merata ke tiga baris PC.

Materi 5

Dokumentasi Jaringan

Dokumentasi adalah "peta harta karun" seorang teknisi. Saat jaringan bermasalah tengah malam, dokumentasi yang rapi membuat troubleshooting jadi hitungan menit, bukan jam. Dokumentasi minimal mencakup diagram logis (alur data/IP), diagram fisik (posisi kabel & perangkat sebenarnya), label perangkat & kabel, serta catatan konfigurasi.

Contoh Diagram Logis (disederhanakan)

Internet
Router (192.168.1.1)
Switch Utama
VLAN 10: Lab
VLAN 20: Guru
VLAN 30: TU

Contoh Format Dokumentasi IP

PerangkatLabelIP AddressLokasi
RouterRTR-01192.168.1.1Rack Utama
Switch LabSW-LAB-01192.168.1.2Lab Komputer
ServerSRV-01192.168.1.10Rack Utama
AP LabAP-LAB-01192.168.1.20Langit-langit Lab

Standar penamaan: [JENIS]-[LOKASI]-[NOMOR URUT], contoh SW-LAB-01.

Checklist Dokumentasi yang Baik

Praktik 1

Mendesain Jaringan Sekolah

Masukkan jumlah ruang dan komputer per ruang, lalu sistem akan menghitung estimasi perangkat yang kamu butuhkan.

Praktik 2

Membuat Network Diagram

Susun diagram jaringan sederhana. Klik "+ Tambah PC" untuk menambah komputer ke switch, dan lihat diagramnya terbentuk otomatis.

Internet
Router
Switch

Mini Project

Mendesain Jaringan Laboratorium Komputer

Studi Kasus

Sebuah laboratorium komputer memiliki:

40 Komputer
1 Server
1 Printer Jaringan
2 Access Point
1 Router MikroTik
2 Managed Switch
Internet 200 Mbps

Tugas Kelompok

  1. Tentukan topologi yang paling sesuai beserta alasannya.
  2. Tentukan perangkat tambahan yang diperlukan (jika ada).
  3. Tentukan penempatan setiap perangkat di ruangan.
  4. Buat network diagram (boleh gunakan Praktik 2 di atas sebagai referensi).
  5. Tentukan skema IP Address untuk seluruh perangkat.
  6. Buat dokumentasi awal (label, standar penamaan).

Rubrik Penilaian

KriteriaSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Kurang)
Ketepatan TopologiSesuai & beralasan kuatSesuai, alasan cukupKurang sesuaiTidak sesuai
Pemilihan PerangkatLengkap & efisienLengkapAda yang kurangBanyak kurang tepat
Network DiagramJelas & rapiJelasKurang jelasTidak dibuat
Skema IP AddressKonsisten & logisKonsistenAda kesalahan kecilTidak logis
DokumentasiSangat rapi & lengkapRapiKurang lengkapTidak ada

Evaluasi

Quiz Interaktif

Penutup

Refleksi Pembelajaran

Catatan: refleksi disimpan sementara di halaman ini selama sesi belajarmu berlangsung.